Stories

Menikmati Hamparan Batu di Stone Garden

By on January 28, 2017

Tulisan ini adalah kelanjutan dari edisi petualangan gue di Bandung Barat. Sebelumnya gue udah ngeposting tentang petualangan ke situs sejarah Goa Pawon. Buat kalian yang belum baca sangat gue sarankan untuk membacanya disini. Dijamin deh kalian bakal ingin berkunjung ke Goa Pawon setelah membaca postingan gue *bahasa promosinya keluar hahahaaa…

Nah setelah puas berkeliling di Goa Pawon, gue memutuskan untuk sekalian berkunjung ke Stone Garden. Lagian jam di hp saat itu masih menunjukkan pukul 08.45, masa iya mau langsung balik ke kos… yang ada pasti gue langsung molor lagi hahahaaa…

Setelah keluar dari Goa Pawon, gue coba bertanya ke petugas Goa Pawon yang tadi sempat meminta gue untuk mengisi data pengunjung. Gue bertanya bagaimana akses menuju Stone Garden. Kata bapak petugasnya, gue bisa melakukan trekking dari Goa Pawonnya atau keluar terlebih dahulu mengikuti jalur utama yang kurang lebih 600 meter ke arah Padalarang. Akhirnya gue memutuskan untuk memilih jalur trekking melalui Goa Pawon. Mikirnya sederhana aja biar ngga bayar parkir lagi hahahaaa… Gue kan traveler yang terlampau menghemat wkwkwk.

Dan berikut ini cerita petualangan sehari gue di Stone Garden. Yuk disimak bersama. Seperti biasa jangan lupa cemilan + secangkir kopi / teh sebagai teman pendamping untuk membaca cerita gue kali ini yah. Check this out…

Trekking Dari Goa Pawon Menuju Stone Garden

Seperti yang udah gue kasih tau di atas, gue memilih jalur trekking dari Goa Pawon menuju Stone Garden. Alasannya? Hahaha…yah biar hemat ongkos aja wkwkwk.

Jalur trekking menuju Stone Garden ini berada persis di dekat area parkir Goa Pawon. Disana ada petunjuk berupa plang kayu bertuliskan Stone Garden. Jadi untuk menuju Stone Garden, kalian bisa memilih jalur yang sesuai dengan kemampuan kalian. Jika kalian punya nyali dan mental yang kuat, kalian bisa memilih jalur trekking untuk menuju ke Stone Garden sehingga kendaraan kalian tetap terparkir di area parkir Goa Pawon. Tapi jika kalian malas untuk trekking, gue sangat menyarankan untuk menggunakan jalan utama saja untuk menuju ke Stone Garden karena jalan utama ini lebih manusiawi 😁.

Cerita Traveling Lainnya: Mengunjungi Situs Sejarah Goa Pawon

Jalur trekking dari Goa Pawon menuju Stone Garden terbilang cukup menguras tenaga. Jalannya nanjak pisan broooo… Jadi benar-benar mengeluarkan keringat hahahaa… Jadi sangat gue sarankan ketika kalian memutuskan untuk menggunakan jalur trekking ini pastikan membawa air minum yang cukup yah.

Kondisi jalur trekking ini masih berupa tanah dan batu. Apabila musim penghujan jalur trekking ini benar-benar akan terasa sangat licin. Maka perlu kehati-hatian yang ekstra takutnya kepleset, kalau kepleset ke hati kamu sih ga apa-apa yah…huhuhuuu…

Gue sendiri mencatatkan waktu *duh kaya atlet aja 28 menit untuk mencapai loket masuk Stone Gardennya dengan beristirahat 2X untuk mengambil nafas panjang 😪. Ini benar-benar perjuangan banget bro…yakin dah. Gue menyarankan jangan memilih jalur trekking jika membawa anak-anak atau orang tua karena benar-benar akan menguras tenaga banget.

Setelah sampai di depan loket masuk, gue ditagih untuk membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000. Lagi-lagi harga tiketnya tergolong harga yang murah nih menurut gue. Dari loket masuk menuju Stone Garden, gue harus melanjutkan perjalanan lagi sekitar 150 meteran, tapi jalannya kali ini udah manusiawi kok heheheee…

Menikmati Hamparan Batu Stone Garden

Setelah mengeluarkan banyak keringat selama trekking akhirnya sampai juga di Stone Garden… Hufftt gue bisa bernafas panjang disini hahahaaa… Untunglah sewaktu ke Stone Garden matahari benar-benar bersahabat karena si eneng matahari lagi ngumpet di balik awan yang mendung heuheuheuu…

Tiba di Stone Garden, gue langsung foto-foto dong *ah traveler macam apa gue ini, narsis banget 😆. Nah karena gue sendirian akhirnya gue meminta tolong pengunjung untuk mengambil gambar di tulisan Stone Garden. Ini buktinya kalau gue udah menginjakkan kaki di Stone Garden yuhuuuu…. Kalian kapan kesini???

mengunjungi stone garden bandung barat

Selamat datang di Stone Garden Geo Park

Setelah difoto seperti model professional, gue langsung mengeksplore Stone Garden. Belum jauh melangkah gue udah disambut sama penghuni asli Stone Garden yaitu monyet hahahaaa… Tuh monyet-monyet pada asyik makan, nyari kutu dan juga berantem, eh tapi ada yang pacaran juga wkwkk… Bukannya nyambut gue pakai red carpet malah cuek wkwkwk. Dari hasil pengamatan gue… monyet-monyet di Stone Garden sudah sangat terbiasa dengan kehadiran manusia sehingga monyet-monyet tersebut ngga merasa takut atau merasa dirinya terancam yang mungkin saja tiba-tiba bisa menyerang pengunjung. Tapi tetap yah gaes, barang-barang yang kalian bawa seperti tas, smartphone, dan barang-barang berharga lainnya harus tetap dalam pengawasan. Takutnya si monyet mengira itu barang-barang punya doi hahahaaa…

Cerita Traveling Lainnya: Pesona Bukit HUD Kebumen

Lanjut menuju ke atas dan waw…gue benar-benar berdecak kagum melihat hamparan bebatuan di Stone Garden ini. Benar-benar cantik dan semua batu-batu yang gue lihat adalah batuan yang terbentuk oleh alam dari beribu-ribu tahun lalu dengan susunan-susunannya yang kadang membuat gue berpikir “kok bisa yah?” Ah pokoknya udah deh ngga bisa gue ungkap dengan kata-kata, langsung aja nih dilihat foto-foto hasil jepretan gue.

stone garden yang sering menjadi objek foto instagram

Banyak yang bawa pasangan, gue cuma bisa jadi penonton 😢

 

menikmati suasana purba di stone garden padalarang

Batuan yang terbentuk dari alam

harga tiket masuk stone garden padalarang

Jajaran batu yang membuat gue berdecak kagum

Stone Garden ini juga merupakan lokasi yang cocok untuk foto prewedding. Ini terbukti ketika gue ke Stone Garden, gue melihat ada 3 pasangan yang sedang melakukan foto prewedding di lokasi ini. Yah mungkin ini bisa jadi alternatif kalian nih yang mau foto prewedding. Dengar-dengar sih ongkos untuk ngambil gambar prewedding di Stone Garden dikenakan biaya sebesar Rp 300.000. Ngga tahu benar apa ngga dan bagaimana sistemnya apakah per jam atau sepuasnya.

foto panorama stone garden

akses jalan menuju stone garden gunung masigit padalarang

stone garden lokasi foto yang sering masuk instagram

Foto panorama Stone Garden

Semakin siang pengunjung semakin ramai. Bahkan waktu gue ke Stone Garden banyak rombongan ibu-ibu lho. Padahal gue ngarepnya ketemu rombongan teteh-teteh geulis hahahaaa…

lokasi instagramable stone garden padalarang

Stone Garden dengan pesona yang memikat

Sekitar pukul 11.30 gue mengakhiri petualangan gue di Stone Garden dan bersiap-siap untuk turun melalui jalur yang tadi gue lewati. Ah untungnya turun, ngga menguras tenaga banget hahahaaa… Sewaktu gue turun, gue banyak menemui pengunjung yang melalui jalur trekking ini juga lho. Ngga hanya anak-anak muda, bapak-bapak usia 40an juga ada yang rela melalui jalur trekking ini bro.

menikmati suasana di stone garden

Tiba-tiba galau 😂

Fasilitas Stone Garden

  • Toilet
  • Gazebo
  • Area Parkir
  • Warung

Akses Jalan

  • Untuk akses jalan menuju Stone Garden kalian bisa mengikuti jalan menuju Goa Pawon yang sudah gue posting disini.
  • Jika dari Goa Pawon kalian bisa memilih jalur trekking yang mungkin jaraknya sekitar 200 meteran untuk mencapai Stone Garden. Dominasi jalur trekking ini berupa tanah dan batu yang pastinya akan sangat licin ketika musim hujan. Gue menyarankan jika kalian memilih jalur trekking pastikan fisik dalam keadaan fit karena akan menguras tenaga. Jika kalian membawa orang tua dan anak kecil sebaiknya hindari jalur trekking ini.
  • Jalan lain yang bisa ditempuh untuk menuju Stone Garden adalah jalur utama. Jika kalian dari Goa Pawon maka kalian harus keluar terlebih dahulu dan mengikuti jalan utama ke arah Padalarang. Sekitar 600 meter akan ketemu sebuah masjid. Nanti akan ada plang sebagai petunjuk arah menuju Stone Garden. Tinggal diikuti saja. Jalur utama ini sangat direkomendasikan jika kalian tidak mau trekking atau membawa orang yang sudah lanjut usia dan anak-anak.

Lokasi Stone Garden

Berikut adalah alamat Stone Garden:

Citatah, Padalarang, Gunungmasigit, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40554

Lokasi Stone Garden dari Google Maps

Tips yang bisa diperhatikan

– Jika memilih jalur trekking dari Goa Pawon pastikan kondisi tubuh benar-benar dalam keadaan yang fit. Jangan lupa juga untuk membawa air minum.

– Selalu waspada terhadap barang-barang bawaan seperti tas, smartphone, dan barang-barang berharga lain dikarenakan adanya monyet-monyet yang berkeliaran di Stone Garden.

– Berhati-hati saat ingin mengambil gambar di atas batu. Perhatikan pijakan kaki kalian jangan sampai lagi asyik-asyik berfoto malah terpeleset.

– Selalu jaga kebersihan dan ucapan selama berada di Stone Garden.

Yakkhhh sepertinya itu saja yang bisa gue bagikan kali ini ke kalian semua. Ini adalah rangkaian petualangan gue di Bandung Barat. Termasuk wisata yang murah meriah tentunya. Saran gue kalau kalian mengunjungi Stone Garden langsung saja mengunjungi Goa Pawon begitu juga sebaliknya karena lokasinya memang saling berdekatan. Buat yang ingin bertanya-tanya silahkan mengisi kolom komentar di bawah yah.

Sampai disini dulu pertemuan kita gaes. Bertemu lagi di lain kesempatan yah. Oh iya buat kalian yang punya tempat wisata keren di daerah Bandung dan sekitarnya boleh lho kasih tau ke gue, siapa tau aja gue bisa mengunjungi dan mereviewnya… OK!!! Yoweesss kalau gitu, sampai ketemu di tulisan gue berikutnya yah….see you gaesss…!!!!

TAG
RELATED POSTS

LEAVE A COMMENT