Stories

Beli Kamera di BEC Harus Ekstra Hati-Hati

By on July 14, 2017

Hellooo semuaaanyaaa!!! Gue balik lagi dengan hati yang riang gembira untuk menegur sapa pembaca setia blog ini heheheee… Apa kabar pembaca setia? Semoga baik-baik aja yah. Lama vakum jadi lupa cara untuk menulis yang baik dan benar *emang selama ini tulisan gue udah bener? Wkwk*

Ok ga usah basa-basi yang ada nanti malah jadi basi beneran 😜. Kali ini gue mau nge-share pengalaman gue membeli kamera di BEC. Tolong simak baik-baik tulisan ini gaes. Terutama kalian yang ingin membeli kamera (khususnya) ataupun barang-barang elektronik seperti smartphone atau yang lain. Jangan sampai menjadi korban penipuan pedagang-pedagang di BEC. Ok langsung disimak saja ceritanya, jangan lupa kopinya disiapin dulu 😋.

Gue memang sudah ada niatan untuk mengupgrade kamera Nikon D3100 ke seri yang lebih tinggi. Pilihan tersebut jatuh ke Nikon D7100. Sebenarnya lebih kepingin untuk seri D7200 tapi karena budget tabungan yang bisa menjerit kalau ngambil D7200 akhirnya gue memutuskan untuk mengalihkan hati gue ke D7100 (gue bakal cerita detailnya di postingan yang lain).

Berbekal informasi yang gue dapat dari beberapa mengenai harga Nikon D7100 akhirnya pada hari Senin (10/7) sore meluncurlah gue ke toko kamera di Jalan Braga Bandung. Para photographer yang tinggal di Bandung pasti sudah tahu apa nama toko pertama yang gue kunjungi ini. Disini gue mendapatkan harga Nikon D7100 dengan kisaran harga 13.xxx.xxxx dengan lensa kit 18-140. Sebenarnya gue mencari yang BO saja karena sudah punya beberapa lensa. Dari informasi yang gue dapat Nikon D7100 yang BO memang sudah discontinue bahkan sebenarnya Nikon D7100nya sendiri sudah menjadi barang discontinue hanya saja yang dijual dipasaran saat ini adalah sisa-sisa stok yang ada.

Berbekal informasi yang gue dapat dari toko kamera di Jalan Braga ini beralihlah gue ke BEC untuk survey harga disana. Sesampainya di BEC, gue teringat mengenai tulisan tentang pengalaman kaskuser yang juga nanya-nanya seputar harga kamera di BEC berikut linknya (kaskus). Berbekal tulisan tersebut gue juga harus berhati-hati karena takut dimodusin. Biasanya gue yang modusin cewe kali ini gue yang takut dimodusin sama penjual hahahaaa…

Dari parkiran motor gue langsung ke gerbang masuk utama BEC gedung lama. Gue langsung naik escalator yang paling panjang tuh yang langsung menuju lantai 1. Putar kesana kemarilah gue untuk mengecek harga kamera yang gue idam-idamkan. Akhirnya masuklah gue di Toko 1 dekat dengan jalan menuju gedung BEC baru. Gue tertarik ke toko ini karena melihat ada seri Nikon D7000 yang menurut pengetahuan gue seri tersebut sudah discontinue karena sudah ada penerusnya. Akhirnya gue iseng nanya, terjadilah pembicaraan seperti ini

Gue: ko Nikon D7000nya sampai berapa

Penjaga Toko: *ngecek list harga* 8,6

G: Kalo D7100nya ada ko? Tapi yang body only aja

PT: *lihat di list harga lagi* Ada nih yang BO di kisaran 10,1

G: Itu garansi ALTA bukan ko?

PT: Iya garansi resmi ALTA-nya

G: *dalam hati bergumam lah tadi di toko kamera di Braga (toko kamera terpercaya di Bandung) dapat info kalau D7100 BO sudah ngga keluar lama* Mulai bingung dan pasang muka orang bego.

G: Itu ga bisa kurang ko? *iseng nawar

PT: udah murah banget a…garansi resmi ALTA masalahnya kalau mau ngambil hari ini paling saya paskan 10 jt aja untuk aanya, masalahnya kalau besok belum tentu harganya segini.

G: Tapi ada stoknya?

PT: Iya ada a…emang buat foto apa gitu a?

G: street ko

PT: lah tanggung a, kenapa ngga ambil D7200nya aja sudah lebih bagus speknya dibanding D7100.

G: Emang berapa ko kalo D7200nya?

PT: yang BO kena 13 jtaan a…

G: *langsung pamit keluar dari tokonya.

Akhirnya jalan muter-muter lagi tibalah di toko kamera di depan Tokoca**one. Gue langsung tanya ke penjaga tokonya yang lagi berdiri di depan pintu.

G: Ko ada Nikon D7100 tapi yang BO?

PT: bentar ya saya cek dulu

Kemudian penjaga tokonya menghubungi entah siapa menggunakan bahasa mandarin dalam percakapannya.

PT: ada a…harganya 12,9

G: Itu garansi resmi ALTA bukan ko

PT: iya garansi resmi ALTAnya a

G: wah masih mahal yah ko, saya survey dulu ko. *langsung keluar dari tokonya

Toko ketiga yang gue kunjungi adalah toko yang dekat dengan escalator naik ke lantai dua. Disini mata gue melihat ada dus Nikon D7100 BO langsunglah gue tanya ke penjaga tokonya.

G: Ko Nikon D7100 BOnya sampai berapa?

PT1: *nanya ke PT2 dengan bahasa mandarin* Kena 8,7 kang

G: Itu garansi ALTA?

PT1: *nanya lagi ke PT2 dengan bahasa mandarin* Bukan kang kalau ini garansi distributor kalau garansi ALTAnya bisa diatas 10 jutaan.

G: Ok makasih ko…saya mau survey dulu.

 

Akhirnya gue berkunjung ke toko 4. Di toko ke empat ini gue benar-benar dikasih penjelasan secara gamblang mengenai pedagang-pedagang di BEC. Posisi toko ke empat ini berada di dekat escalator turun. Lokasinya di lantai 1. Tokonya bersebelahan dengan MegaCo*p. Nama tokonya nanti gue kasih tau di postingan berikutnya yah.

G: *langsung masuk ke tokonya* Kang kamera Nikon D7100 sampai berapa? *karena gue ngelihat di display tokonya ada D7100.

PT: Di kami ada dua varian kang D7100nya yang kit 18-105 sama 18-140.

G: kalau yang BOnya ga ada kang?

PT: kalau D7100 BO udah lama ngga keluar kang yang ada D7200 itu juga kami harus indent ke ALTA Jakartanya.

G: Oh gitu yah kang *kepala gue sambil angguk-angguk kaya pajangan di dashboard mobil*. Kalau kit 18-105nya sampai berapa?

PT: *ngecek di list harga* yang kit 18-105nya kena 11.550 kang *sambil nyodorin list harganya ke gue*

G: Ini garansi ALTA resmi kan?

PT: iya kang garansi resmi ALTAnya

Tiba-tiba penjaga toko kedua (yang kemungkinan bosnya) langsung nyeletuk gini “A… toko kita teh ngga mau ambil resiko untuk pelanggan, kita ngga mau bohongin pelanggan. Jadi yang kami jual benar-benar garansi resmi. Masalahnya banyak toko-toko di BEC yang ngejual barang bergaransi distributor atau ALTA abal-abal.” (ALTA abal-abal itu apa? Gue akan jelasin di akhir cerita ini).

Di toko keempat ini gue dapat banyak cerita dari penjaga tokonya mengenai pedagang kamera di yang ada di BEC. Eh gue nulis ini bukan maksud untuk menjatuhkan pedagang-pedagang di BEC loh yah, hanya ngeshare pengalaman saja. Masih ada kok pedagang yang jujur di BEC, salah satunya kalau kalian mau cari kamera datang ke toko ke empat ini yang lokasinya dekat dengan escalator turun.

Oh iya di atas gue menyebutkan garansi distributor dan garansi abal-abal. Ini penjelasan yang gue dapat dari penjaga toko ke empat yang sempat lama ngobrol sama gue.

  • Garansi Distributor

Mungkin sebagian sudah paham mengenai garansi distributor. Kalau kalian membeli smartphone kadang-kadang sama penjualnya akan ditawarkan smartphone yang garansinya resmi atau distributor. Secara normal garansi resmi harganya akan sedikit lebih mahal. Di kamera selisih harga garansi distributor dengan garansi asli bisa mencapai 2 jutaan loh.

Terus aman ga sih garansi distributor itu? Masalah aman atau ngga gue pribadi yah ngga bisa kasih jaminan. Yang jelas penjaga toko yang cerita ke gue ngasih tahu klaimnya bakal susah bahkan bisa memakan waktu berbulan-bulan. Untuk urusan kenapa harganya bisa lebih murah dibanding garansi resmi karena kemungkinan barang tersebut masuk secara tidak resmi melalui distributor yang “kemungkinan” merupakan distributor abal-abal. Menurut info yang gue dapatkan dari penjaga toko keempat ada kemungkinan juga garansi distributor dalamannya udah ada yang diganti. Jadi untung-untungan deh kalau ngebeli kamera dengan garansi distributor. Kalau emang rejekinya yah bakal dapat yang original tapi kalau lagi ngga beruntung yah….wassalam. Kalaupun beruntung jika ada kerusakan di kameranya juga bakal ribet ngurusnya karena butuh waktu lama.

  • Garansi ALTA abal-abal

ALTA adalah distributor resmi kamera Nikon di Indonesia. Dari info yang gue dapatkan di toko keempat banyak pedagang kamera di BEC mengaku kamera Nikon bergaransi ALTA. Ini harus benar-benar dicek gaes. Gimana cara ngeceknya? Nih gue diajarin sama penjaga tokonya. Jadi sebelum deal (sebelum membayar) minta penjual untuk memberikan bukti bahwa kamera Nikon tersebut bergaransi ALTA resmi dengan menunjukkan kartu garansinya. Kartu garansi ini biasanya ada di dalam dus kamera. Kebanyakan dus kamera kan ngga di wrap / di plastikin tuh jadi bisa langsung ngecek. Gue waktu di toko ke empat dikasih liat sama penjaga tokonya dengan membuka dus Nikon J5.

Setelah itu perhatikan kartu garansi tersebut. Jika memang garansi ALTA resmi akan ada dua lembar kartu garansi. Satu dengan kertas berwarna dan satu lagi dengan kertas warna putih. Yang berwarna akan diberikan kepada kita dan yang putih akan dipegang oleh pihak toko untuk kemudian dikirimkan ke ALTAnya. Dipojok kanan bawah kertas garansi tersebut juga ada tulisannya kok. Kalau yang berwarna bertuliskan Untuk Pembeli dan yang putih bertuliskan Untuk Penjual. Di kartu garansi tersebut juga tertera nomor seri untuk kamera yang kita beli. Pastikan no seri di kartu garansi dengan di kameranya sama gaes.

kartu garansi resmi ALTA

Garansi resmi ALTA

Kalau garansi ALTA abal-abal kemungkinan yang ada di dalam dus hanya satu kartu garansi saja. Yaitu garansi yang diberikan hanya untuk ke pembelinya saja tapi tidak ada yang dipegang untuk penjualnya. Kemungkinan garansi ALTA abal-abal ini merupakan kamera refurbish yang dijual ulang. Atau kamera bergaransi distributor yang bonceng nama ALTA agar toko mendapat keuntungan lebih. So lebih berhati-hati yah jika kalian ingin membeli kamera di BEC atau barang apapun. Masih banyak kok pedagang-pedagang jujur di BEC. Tinggal kitanya saja yang harus lihai membedakan.

Berikut ini tips dari gue kalau ingin membeli kamera di BEC.

  1. Sebelum membeli pastikan mencari info harga-harga incaran kamera yang kalian lirik.
  2. Jangan hanya berpusat di satu toko saja. Silahkan berkeliling ke toko-toko yang lain untuk melakukan survey harga.
  3. Untuk Nikon pastikan bergaransi resmi ALTA sedangkan Canon garansi resminya adalah Datascript.
  4. Jika tidak begitu paham mengenai kamera bawalah teman yang paham mengenai seluk beluk kamera untuk meminimalkan kalian terkena penipuan para pedagang.
  5. Pastikan kartu garansi ada dua lembar yaitu kartu garansi yang dipegang oleh pembeli dan satu lagi untuk penjual.
  6. Cocokkan no seri yang tertera di kartu garansi dengan body kamera. Pastikan no serinya sama.

Seperti itulah pengalaman gue saat berkunjung ke toko kamera di BEC. Tulisan ini bukan bermaksud untuk menjatuhkan pedagang-pedagang di BEC. Gue cuma ingin share agar teman-teman yang ingin berbelanja kamera khususnya ngga terkena penipuan oleh sekelompok pedagang yang cuma ingin mendapatkan untung tanpa memperhatikan konsumennya. Sampai bertemu di cerita gue yang lainnya gaes….see you!!!

TAG
RELATED POSTS

LEAVE A COMMENT